Mahasiswa UIR Riska Khairunnisa Juara 1 Lomba Simulasi Mengajar Nasional di UPI Bandung

Riska Khairunnisa, mahasiswa Pendidikan Akuntansi FKIP UIR angkatan 2023, menjuarai Lomba Simulasi Mengajar Tingkat Nasional di Pekan Akuntansi Raya XXVII 2026, Universitas Pendidikan Indonesia. Ia unggul dari 34 peserta lewat seleksi video dan simulasi mengajar langsung.

Riska Khairunnisa, mahasiswa Pendidikan Akuntansi FKIP Universitas Islam Riau menerima piagam dan piala setelah Juara 1 Lomba Simulasi Mengajar Tingkat Nasional di Pekan Akuntansi Raya XXVII 2026 di Bandung. (Sumber: UIR)

RINGKASAN BERITA:

  • Riska harus melewati seleksi video daring yang diikuti 34 peserta dari berbagai perguruan tinggi, sebelum lolos sebagai satu dari 10 finalis.
  • Di babak final, peserta mengajar siswa yang berperan sebagai peserta didik, bukan hanya tampil di depan dewan juri.
  • Riska membawakan materi piutang wesel dengan konsep akuntansi yang disampaikan secara jelas dan mudah dipahami siswa.

RIAUCERDAS, BANDUNG – Mengajar piutang wesel di depan juri dan siswa, mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) Riska Khairunnisa berhasil keluar sebagai juara pertama Lomba Simulasi Mengajar Tingkat Nasional. Lomba itu digelar dalam Pekan Akuntansi Raya XXVII 2026 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Riska merupakan mahasiswa angkatan 2023 Program Studi (Prodi) Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UIR. Prestasinya menambah catatan kebanggaan bagi kampus di ajang tingkat nasional.

Perlombaan berlangsung dalam dua tahap, yaitu seleksi video pembelajaran secara daring dan simulasi mengajar secara langsung di hadapan dewan juri.

Pada tahap seleksi, 34 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia bersaing memperebutkan 10 kursi finalis.

Riska menuturkan, para finalis di babak puncak tidak hanya memaparkan materi kepada juri. Mereka juga mengajar siswa yang berperan sebagai peserta didik, dengan suasana mirip pembelajaran di kelas sebenarnya.

“Setelah dinyatakan lolos ke babak final saya bersama finalis lainnya mengikuti simulasi mengajar secara langsung. Dalam tahap tersebut, peserta tidak hanya menyampaikan materi di hadapan dewan juri, tetapi juga mengajar siswa yang berperan sebagai peserta didik dalam suasana pembelajaran seperti di kelas sesungguhnya”, terang Riska dikutip dari laman UIR.

Dalam kompetisi itu, Riska mendapat tema piutang wesel. Materi tersebut berkaitan dengan janji tertulis formal dari debitur kepada kreditur untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal jatuh tempo yang ditetapkan.

Ia menyampaikannya lewat konsep akuntansi yang jelas sehingga mudah dipahami siswa.

Bagi Riska, gelar juara pertama bukan sekadar pencapaian. Ia menilai proses yang dilalui sebagai pengalaman berharga.

Keberhasilan itu, kata dia, tak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk Dekan FKIP UIR Assoc. Prof. Dr. Miranti Eka Putri, S.Pd., M.Ed, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Dakwah Islamiyah Assoc. Prof. Dr. Raffly Henjilito, S.Pd., M.Pd.

Riska juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada jajaran Prodi Pendidikan Akuntansi FKIP UIR, mulai dari ketua, sekretaris, hingga para dosen.

Terkhusus Riska menyampaikan terima kasih kepada Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UIR atas kepemimpinan dan arahan yang luar biasa dalam memfasilitasi prestasi mahasiswa.

“Terimakasih juga kepada Sekretaris Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UIR atas dukungan administrasi, koordinasi, dan kawalan teknis yang prima serta Bapak dan Ibu Dosen Pendidikan Akuntansi FKIP UIR atas dedikasi, bimbingan ilmu, dan transfer kompetensi yang tak lelah diberikan kepada mahasiswa”, terang Riska. (*)

Share to: