Jelang Milad ke-215 Syekh Abdul Wahab Rokan, Bupati Rohul Cek Surau Rantau Binuang Sakti

Menjelang Milad ke-215 Syekh Abdul Wahab Rokan, Bupati Rohul Anton ST MM meninjau Surau Suluk Rantau Binuang Sakti. Pemkab memastikan kesiapan akses, fasilitas, kebersihan dan kenyamanan jamaah sekaligus mendorong pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata religi dan sejarah.

Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM berbincang ketika meninjau Surau Suluk Rantau Binuang Sakti, Selasa (15/9/2026). Surau ini merupakan tempat kelahiran Syekh Abdul Wahab Rokan. (Sumber: Diskominfo Rohul)
  • Bupati Anton meninjau Surau Suluk Rantau Binuang Sakti menjelang Milad ke-215 Syekh Abdul Wahab Rokan.
  • Pemkab Rohul mengecek akses jalan, jembatan, kebersihan dan fasilitas pendukung untuk kenyamanan jamaah serta peziarah.
  • Rantau Binuang Sakti didorong untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi dan sejarah dengan tetap mempertahankan nilai keagamaan dan sejarahnya.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Menjelang Milad ke-215 Syekh Abdul Wahab Rokan, Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM meninjau kawasan Surau Suluk Rantau Binuang Sakti, Selasa (15/9/2026).

Surau tersebut merupakan tempat kelahiran Syekh Abdul Wahab Rokan, ulama besar asal Kabupaten Rohul.

Dalam peninjauan itu, Anton didampingi Pj Sekretaris Daerah Rohul Drs Yusmar MSi serta jajaran Dinas Pariwisata, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung menjelang pelaksanaan milad. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kondisi akses jalan, jembatan, kebersihan kawasan serta kenyamanan jamaah dan peziarah.

“Kita ingin memastikan seluruh persiapan dilakukan dengan baik. Baik itu kegiatan utamanya maupun fasilitas pendukung,” tutur Anton.

Menurut Anton, persiapan perlu dilakukan secara menyeluruh agar rangkaian Milad ke-215 Syekh Abdul Wahab Rokan dapat berlangsung tertib dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang hadir.

Selain kegiatan utama, kesiapan infrastruktur dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi juga dinilai menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan.

Anton mengatakan, milad tersebut tidak hanya menjadi momentum keagamaan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pelestarian sejarah, budaya dan warisan religi yang dimiliki Kabupaten Rohul.

“Rantau Binuang Sakti memiliki nilai sejarah dan religi yang sangat penting bagi Rokan Hulu. Karena itu, kawasan ini harus kita jaga dan kembangkan dengan tetap mempertahankan nilai sejarah serta nilai keagamaannya,” katanya.

Pemkab Rohul juga melihat kawasan Rantau Binuang Sakti memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi dan sejarah.

Pengembangan kawasan tersebut diharapkan dilakukan secara berkelanjutan sehingga keberadaannya tidak hanya menjadi tempat ziarah, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

“Harapan kita, Rantau Binuang Sakti semakin dikenal. Masyarakat yang datang tidak hanya berziarah, tetapi juga dapat mengenal sejarah dan meneladani perjuangan Syekh Abdul Wahab Rokan,” terang Bupati.

Pelaksanaan milad juga diharapkan menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat, jamaah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah serta peziarah yang datang dari berbagai wilayah.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemkab Rohul menyiapkan pelaksanaan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah.

Dengan persiapan tersebut, Milad ke-215 Syekh Abdul Wahab Rokan diharapkan dapat berlangsung tertib, aman dan khidmat sekaligus memperkuat keberadaan Rantau Binuang Sakti sebagai kawasan wisata religi dan sejarah di Kabupaten Rohul. (adv)