Buka Serindit Boat Race, Bupati Siak Soroti Akses Jalan Sungai Mandau
Bupati Siak Afni menyoroti persoalan akses jalan Sungai Mandau saat membuka Serindit Boat Race 2026. Pemkab Siak mendapatkan tambahan pembangunan sekitar 3,5 kilometer jalan dari arah Tualang menuju Sungai Mandau melalui program Inpres Jalan Daerah.

RINGKASAN BERITA:
- Pembangunan sekitar 3,5 kilometer jalan menuju Sungai Mandau mendapat dukungan melalui program Inpres Jalan Daerah, bukan APBD Kabupaten Siak.
- Bupati Afni mengakui persoalan akses jalan masih menjadi perhatian warga dan berkomitmen memperjuangkan dukungan pemerintah pusat.
- Serindit Boat Race 2026 diikuti 19 tim, terdiri atas 12 tim putra dan tujuh tim putri dari sejumlah kecamatan di Siak serta satu tim undangan dari Bengkalis.
RIAUCERDAS, SIAK – Gelaran Serindit Boat Race 2026 di Tepian Jembatan Kampung Sungai Selodang, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, tidak hanya menjadi ajang perlombaan olahraga wisata. Di tengah riuh perlombaan dayung, Bupati Siak Afni Z turut menyoroti persoalan akses jalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Sungai Mandau.
Afni menjelaskan, pemerintah daerah terus berupaya mendapatkan dukungan pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan jalan menuju Sungai Mandau, termasuk akses ke Ibu Kota Kabupaten Siak dan Kota Perawang.
“Dari arah Tualang ke arah Sungai Mandau kemarin sudah selesai 1 kilometer. Tahun ini, kita mendapatkan tambahan pembangunan sekitar 3,5 kilometer lagi untuk melanjutkan proyek sebelumnya,” kata Afni saat membuka Serindit Boat Race, Rabu (19/8/2026).
Menurut Afni, pembangunan lanjutan tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak. Pembiayaan diperoleh melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
“Anggaran ini bukan dari APBD karena keterbatasan kita, melainkan hasil perjuangan pusat lewat Inpres Jalan Daerah,” ujarnya.
Pembangunan jalan tersebut menjadi perhatian karena masyarakat Sungai Mandau selama ini masih menghadapi persoalan akses infrastruktur. Afni mengakui pembangunan jalan di wilayah tersebut belum berjalan secepat yang diharapkan masyarakat.
Ia mengatakan memahami kekecewaan warga terhadap kondisi tersebut. Namun, Afni menegaskan pemerintah daerah tidak akan menghindari persoalan dan akan terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur Sungai Mandau, termasuk dengan meminta dukungan pemerintah pusat.
“Kita perlu mengundang orang Jakarta (pemerintah pusat) ke Sungai Mandau agar mereka tahu penderitaan rakyat di sini,” katanya.
“Saya tahu bapak dan ibu mungkin kecewa dan kesal melihat lambatnya pembangunan jalan. Namun saya tidak ke mana-mana, saya tidak lari dari tanggung jawab. Semampu dan sedaya upaya saya, saya akan tetap hadir langsung bersama masyarakat,” lanjut Afni.
Apresiasi Kreativitas Panitia
Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Afni juga memberikan apresiasi terhadap masyarakat dan panitia Serindit Boat Race 2026 yang tetap mampu menggelar kegiatan tersebut.
Ia secara khusus menyampaikan penghargaan kepada panitia yang dipimpin Razi Ramadhan. Menurut Afni, kreativitas masyarakat menjadi modal penting untuk tetap menghadirkan kegiatan di tengah keterbatasan anggaran.
“Itulah yang saya hargai dari para panitia yang berinisiatif dalam kegiatan ini. Tak ada rotan, akar pun jadi. Kreativitas seperti ini yang terus kita butuhkan,” katanya.
Serindit Boat Race 2026 digelar selama dua hari, 19-20 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Perlombaan berlangsung di Tepian Jembatan Kampung Sungai Selodang, Kecamatan Sungai Mandau.
Ketua Panitia Serindit Boat Race 2026, Razi Ramadhan, mengatakan terdapat 19 tim yang ambil bagian dalam perlombaan. Peserta terdiri atas 12 tim putra dan tujuh tim putri.
Tim peserta berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Siak, yakni Siak, Mempura, Tualang dan Koto Gasib. Selain itu, panitia juga mengundang satu tim dari Kabupaten Bengkalis.
Serindit Boat Race telah menjadi salah satu kegiatan olahraga wisata di Kabupaten Siak. Pada penyelenggaraan sebelumnya, perlombaan tersebut juga melibatkan peserta dari luar daerah dan pernah menarik peserta internasional. (adv)
