Wisuda Lulusan ISNJ Bengkalis, Bupati Kasmarni Dorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni mendorong 105 lulusan Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis untuk memanfaatkan ilmu dan kompetensi mereka dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah, mulai dari sektor pesisir hingga UMKM dan ekonomi kreatif.

RINGKASAN BERITA:
- Sebanyak 105 sarjana dan pascasarjana ISNJ Bengkalis diwisuda.
- Lulusan didorong mengembangkan potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi produktif dan berkelanjutan.
- Bupati Kasmarni menekankan pentingnya ilmu, akhlak, integritas, dan kebermanfaatan setelah lulus.
RIAUCERDAS, BENGKALIS – Sebanyak 105 lulusan Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis diharapkan mampu mengambil peran dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah setelah menyelesaikan pendidikan sarjana dan pascasarjana.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni saat menghadiri Wisuda Sarjana ke-XVIII dan Pascasarjana ke-II ISNJ Bengkalis Tahun 2026 di Gedung Cik Puan Bengkalis, Kamis (8/10/2026).
Kasmarni menilai lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya membawa gelar akademik. Mereka perlu membuktikan kompetensi yang diperoleh selama kuliah melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Jadikan wisuda ini sebagai garis awal untuk membuktikan bahwa ilmu yang kalian peroleh di kampus ini benar-benar mampu memberi manfaat di tengah masyarakat,” ungkap dia.
Pesan tersebut sejalan dengan tema wisuda, yakni “Ekonomi Syariah Berbasis Potensi Kearifan Lokal dalam Membangun Ekosistem Bisnis”.
Menurut Kasmarni, ISNJ mempunyai posisi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, inovatif, sekaligus memiliki jiwa kewirausahaan.
Ia menyebut sejumlah sektor di Bengkalis yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi.
Potensi tersebut meliputi wilayah pesisir, perikanan, pertanian, perkebunan, UMKM, ekonomi kreatif, perdagangan, pariwisata, hingga kekayaan budaya Melayu.
Karena itu, para lulusan diminta tidak berhenti pada pencapaian akademik.
Kasmarni menekankan agar ilmu yang dimiliki dapat dipadukan dengan akhlak, kerja keras, dan orientasi terhadap kebermanfaatan.
“Ilmu harus menjadi cahaya, akhlak sebagai kompas, kerja keras sebagai kebiasaan, dan kebermanfaatan sebagai tujuan,” paparnya.
“Bengkalis membutuhkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, kreatif, mandiri, dan berani mengambil peran,” ucapnya.
Kasmarni juga berharap lulusan ISNJ terus meningkatkan kemampuan dan menjaga integritas.
Ia mendorong mereka untuk tidak ragu kembali mengabdi serta ikut mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Bengkalis.
Prosesi wisuda tersebut turut dihadiri Almukarrom Datuk Seri Ulama Setia Negara, Tuan Guru Prof. H. Abdul Somad, yang hadir sebagai penceramah orasi ilmiah.
Sejumlah pejabat dan tokoh daerah juga hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra, Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau–Kepri yang diwakili Sekretaris Kopertais Wilayah XII Riau–Kepri Sadarman, Rektor ISNJ Khodijah Ishak, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Hadir pula unsur TNI dan Polri, Kejaksaan Negeri Bengkalis, Pembina Yayasan Bangun Insani Syamsurizal, Ketua Yayasan Bangun Insani Isa Selamat, Plt. Kepala Kemenag Bengkalis Mahzum, dan Ketua MUI Bengkalis H. Amrizal. (*)
