Kabut Asap Pekanbaru Makin Pekat, Diskes Siapkan 75 Ribu Masker Gratis di Puskesmas

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyediakan sekitar 75.000 masker gratis di gudang persediaan dan menyalurkan masker melalui 21 puskesmas untuk membantu masyarakat menghadapi kabut asap karhutla.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyediakan sekitar 75.000 masker gratis. Masyarakat bisa mendapatkan masker gratis di 21 Puskesmas. (Sumber: pekanbaru.go.id)

RINGKASAN BERITA:

  • Sekitar 75.000 masker masih tersedia, sementara hampir 100.000 masker telah didistribusikan kepada masyarakat.
  • Lebih dari 11.707 warga tercatat mengalami gangguan kesehatan, termasuk 9.816 kasus ISPA.
  • Puskesmas melayani hingga pukul 21.00 WIB, dengan layanan akhir pekan direncanakan pukul 08.00–15.00 WIB.

RIAUCERDAS, PEKANBARU – Warga Kota Pekanbaru dapat memperoleh masker gratis di puskesmas terdekat untuk mengurangi paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Diskes) memastikan persediaan masker masih mencukupi di tengah kondisi udara yang kembali memburuk.

Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, mengatakan masyarakat dapat mendatangi puskesmas untuk mengambil masker tanpa dipungut biaya.

“Masyarakat bisa datang mengambil masker ke puskesmas terdekat, gratis,” kata Hazli, Selasa (13/10/2026). Saat ini, sekitar 75.000 lembar masker masih tersimpan di gudang Diskes Pekanbaru. Jumlah tersebut menjadi persediaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kabut asap menyelimuti kota.

Selain stok yang masih tersedia, Diskes Pekanbaru telah menyalurkan hampir 100.000 masker kepada warga. Distribusi dilakukan, antara lain, melalui 21 puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah kota.

“Stok masker masih cukup, obat-obatan, oksigen juga tersedia di Puskesmas,” paparnya. Hazli mengimbau masyarakat memakai masker ketika beraktivitas di luar ruangan, khususnya saat kualitas udara memburuk.

Upaya tersebut ditujukan untuk membantu mengurangi paparan partikel asap yang dapat berdampak terhadap kesehatan.

9.816 Orang Kena ISPA

Perhatian Diskes tidak hanya tertuju pada penyediaan masker, tetapi juga pada penanganan warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap.

Berdasarkan data yang diterima dinas tersebut, jumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan terkait paparan asap telah melampaui 11.707 orang.

Dari jumlah itu, lebih dari 9.816 penderita tercatat mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Gangguan kesehatan lainnya meliputi 892 kasus asma, 498 kasus iritasi kulit, serta 328 kasus konjungtivitis atau iritasi mata.

Untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat, Diskes Pekanbaru tetap menyiagakan pelayanan di puskesmas hingga pukul 21.00 WIB. Selain itu, layanan pada Sabtu dan Minggu direncanakan berlangsung pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Penguatan pelayanan tersebut dilakukan agar masyarakat tetap memiliki akses untuk memeriksakan kondisi kesehatan selama kabut asap berlangsung.

Diskes juga meningkatkan layanan rujukan bagi pasien ISPA yang membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.

Hazli mengingatkan warga yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar asap agar tidak menunda pemeriksaan dan segera mendatangi fasilitas kesehatan.

“Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai,” tandasnya. (*]

Share to: