Cegah Pencurian Listrik, Perumda Tuah Sekata Pasang CCTV dan Ganti Kabel Alumanium

Perumda Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan menerapkan langkah pencegahan pencurian kabel listrik dengan memasang CCTV di titik rawan dan mengganti sebagian kabel tembaga menjadi aluminium. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi gangguan pasokan listrik akibat aksi pencurian.

Petugas Perumda Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan memperkuat pengamanan jaringan listrik menyusul maraknya kasus pencurian kabel. (Sumber: Perumda Tuah Sekata)
  • Perumda Tuah Sekata memasang CCTV di titik rawan untuk mengantisipasi pencurian kabel listrik.
  • Sebagian kabel tembaga diganti menjadi aluminium agar tidak lagi menjadi sasaran pencuri.
  • Tiga aksi pencurian kabel dan panel trafo dalam sepekan terakhir menjadi penyebab gangguan listrik di Pangkalan Kerinci.

RIAUCERDAS, PELALAWAN – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan mulai memperkuat pengamanan jaringan listrik menyusul maraknya kasus pencurian kabel yang memicu pemadaman di wilayah Pangkalan Kerinci.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memasang kamera pengawas (CCTV) di lokasi rawan serta mengganti jenis kabel pada sejumlah jaringan.

Direktur Utama Perumda Tuah Sekata, dr Denny Gunawan MM, mengatakan kebijakan tersebut merupakan upaya pencegahan agar aksi pencurian kabel tidak kembali mengganggu pelayanan listrik kepada masyarakat.

“Jadi langkah ini lebih kepada pencegahan, agar tak ada lagi pencurian kabel yang berpengaruh ke pemadaman listrik,” ujar Denny, Sabtu (25/7/2026).

Ia menjelaskan, perusahaan mulai mengganti kabel berbahan tembaga di sejumlah lokasi dengan kabel aluminium yang memiliki nilai jual lebih rendah.

Cara ini diharapkan dapat mengurangi minat pelaku yang selama ini mengincar kabel tembaga karena memiliki nilai ekonomis tinggi.

Meski demikian, penggantian hanya dilakukan pada jaringan yang memungkinkan. Untuk jaringan bertegangan tinggi, Perumda Tuah Sekata tetap menggunakan kabel berbahan tembaga.

“Pola ini diterapkan untuk jaringan yang memadai saja. Untuk tegangan tinggi, tetap pakai kabel tembaga,” terang Denny.

Selain mengganti jenis kabel, Perumda Tuah Sekata juga memasang CCTV di beberapa titik yang selama ini kerap menjadi sasaran pencurian.

Rekaman kamera pengawas diharapkan dapat menjadi alat bukti apabila terjadi tindak pidana sehingga memudahkan proses pelaporan kepada kepolisian.

Denny menduga pelaku pencurian memiliki pengetahuan tentang instalasi kelistrikan karena aksi tersebut dilakukan saat jaringan masih dialiri arus listrik.

“Yang pastinya, pelaku pencurian itu orang yang ngerti listrik. Karena kabel dicuri saat arus aktif, bukan lagi pemadaman bergulir atau gangguan,” tandasnya.

Sepanjang pekan lalu, sedikitnya tiga kasus pencurian kabel optik dan panel trafo ditemukan di wilayah Pangkalan Kerinci.

Peristiwa itu menjadi salah satu penyebab terjadinya pemadaman listrik yang dialami pelanggan Perumda Tuah Sekata.

Tiga lokasi yang menjadi sasaran pencurian meliputi panel trafo di Perumahan Marbun, Jalan Datuk Engku Lela Putra, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, panel kabel tanam di kawasan perkantoran Bhakti Praja dekat Masjid Agung Ulul Azmi, serta kabel trafo di Simpang Lampu Merah Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci.

Saat ini Perumda Tuah Sekata masih menghitung total kerugian akibat pencurian tersebut, sembari terus melakukan perbaikan jaringan untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.

“Kami masih menghitung kerugiannya. Sembari terus memperbaiki pelayanan listrik,” papar Denny. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *