Mahasiswa Kukerta Unri Bekali Guru SDN 25 Bantan Kuasai Media Ajar Digital untuk Pembelajaran Interaktif

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Kelompok Desa Bantan Timur menggelar pelatihan media ajar berbasis digital bagi guru SD Negeri 25 Bantan, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan di era digital.

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Kelompok Desa Bantan Timur menggelar pelatihan media ajar berbasis digital bagi guru SD Negeri 25 Bantan, Kabupaten Bengkalis. (Sumber: Tim Kukerta Unri)

  • Mahasiswa Kukerta Unri melatih guru SD Negeri 25 Bantan membuat media ajar berbasis digital yang kreatif dan interaktif.
  • Guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan langsung pembuatan presentasi, infografis, LKPD, dan bahan ajar digital.
  • Program ini diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membantu guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi di dunia pendidikan.

RIAUCERDAS, BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) Kelompok Desa Bantan Timur mendorong peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan pembuatan media ajar berbasis digital di SD Negeri 25 Bantan, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (25/7/2026).

Program ini dirancang agar para pendidik mampu memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik di kelas.

Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa Kukerta dalam mendukung transformasi pendidikan di tingkat sekolah dasar melalui penguatan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai konsep media ajar berbasis digital beserta berbagai bentuk penerapannya.

Mahasiswa Kukerta memperkenalkan pembuatan presentasi interaktif, poster edukasi, infografis, lembar kerja peserta didik (LKPD), bahan ajar digital, hingga media visual yang dapat menunjang penyampaian materi di kelas.

Tidak hanya menerima teori, para guru juga mengikuti sesi praktik sehingga dapat langsung membuat media pembelajaran digital yang siap digunakan dalam proses belajar mengajar.

Ketua Kukerta Desa Bantan Timur, Muhammad Ikhsan, mengatakan penguasaan teknologi telah menjadi kebutuhan penting dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kreativitas guru dalam memanfaatkan berbagai platform digital yang mudah diakses.

“Kami berharap pelatihan ini dapat membantu para guru dalam mengembangkan media ajar berbasis digital yang lebih menarik, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan,” ujar Muhammad Ikhsan.

Sementara itu, anggota Kukerta Desa Bantan Timur, Suci Nurzazili Herda, menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi di bidang pendidikan.

Menurutnya, pemanfaatan media pembelajaran digital dapat menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif sekaligus meningkatkan kualitas penyampaian materi kepada peserta didik.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin berbagi pengetahuan dan keterampilan kepada para guru agar lebih percaya diri dalam mengembangkan media ajar berbasis digital. Harapannya, ilmu yang telah diberikan dapat terus diterapkan dan dikembangkan sehingga mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan menarik bagi peserta didik,” ungkap Suci Nurzazili Herda.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa Kukerta Unri berharap kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital terus berkembang sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan relevan dengan perkembangan dunia pendidikan. (rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *