Ketua PKK Inhil Kampanyekan Pangan B2SA di Inhil, Tinjau Pojok Baca dan Fasilitas PAUD

Ketua TP-PKK Inhil Katerina Susanti Herman mengajak pelajar menerapkan pola makan B2SA. Ia juga meninjau pojok baca dan fasilitas TK Pembina Keritang.

Ketua Tim Penggerak PKK Indragiri Hilir, Katerina Susanti saat membuka Gerakan Kampanye Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes to School di SMA Negeri 1 Keritang pada Jumat (23/10/2026).(Sumber: Media Center Inhil)

RINGKASAN BERITA:

  • Katerina Susanti Herman mengajak pelajar SMA Negeri 1 Keritang membiasakan konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
  • Dalam agenda sebagai Bunda Literasi, Katerina meninjau penerapan pojok baca di SMP Negeri 1 Keritang.
  • Katerina turut meninjau bangunan TK Pembina Keritang yang memiliki tiga ruang kelas dari bantuan Direktorat PAUD Tahun Anggaran 2026.

RIAUCERDAS, KERITANG – Kebiasaan memilih makanan sehat dan bergizi menjadi salah satu perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Katerina Susanti Herman, dalam mendorong peningkatan kualitas generasi muda.

Pesan tersebut disampaikannya saat membuka Gerakan Kampanye Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes to School di SMA Negeri 1 Keritang, Jumat (23/10/2026).

Katerina menegaskan, pemenuhan gizi seimbang perlu dibiasakan sejak dini agar anak-anak dan remaja tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas.

“Kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di masa depan sangat ditentukan oleh kebiasaan yang kita bangun sejak sekarang. Karena itu, mari kita mulai dari hal-hal sederhana, seperti memilih makanan yang sehat, mengonsumsi pangan yang beragam, memperbanyak makanan bergizi, serta mengurangi kebiasaan mengonsumsi makanan yang kurang sehat,” terangnya.

Ia juga mengingatkan para siswa untuk menjaga kesehatan, rajin belajar, aktif bergerak, dan menerapkan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu meraih cita-cita dan berkontribusi bagi daerah.

“Kalian adalah generasi penerus Kabupaten Indragiri Hilir. Kalian memiliki cita-cita yang besar dan masa depan yang panjang. Oleh karena itu, jagalah kesehatan, rajin belajar, aktif bergerak, dan biasakan pola hidup sehat sejak sekarang,” ujarnya.

Kampanye B2SA Diharapkan Menjadi Kebiasaan, Bukan SeremoniKaterina menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kampanye tersebut.

Ia berharap kerja sama antara TP-PKK, pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, dan pihak terkait dapat terus diperkuat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang.

Ia menekankan bahwa edukasi pangan sehat tidak cukup dilakukan melalui kegiatan sesaat. Pesan mengenai pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman perlu diterapkan secara berkelanjutan, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja.

“Mari kita jadikan kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk membangun generasi muda Indragiri Hilir yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas,” kata dia.

Usai membuka kampanye B2SA di SMA Negeri 1 Keritang, Katerina melanjutkan kunjungan ke SMP Negeri 1 Keritang untuk meninjau penerapan pojok baca dalam kapasitasnya sebagai Bunda Literasi Kabupaten Indragiri Hilir.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.

Pojok baca diharapkan dapat memperluas akses siswa terhadap bahan bacaan sekaligus menumbuhkan minat membaca sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Budaya membaca berperan penting dalam memperluas wawasan, menambah pengetahuan, dan mendorong siswa untuk aktif mencari serta memahami informasi.

Karena itu, pemanfaatan fasilitas tersebut perlu didukung dengan pembiasaan membaca dan keterlibatan seluruh warga sekolah.

Agenda Katerina berikutnya adalah meninjau bangunan TK Pembina Kecamatan Keritang yang memiliki tiga ruang kelas. Pembangunan fasilitas tersebut didukung bantuan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Tahun Anggaran 2026.

Dalam kunjungan ini, Katerina menjalankan perannya sebagai Bunda PAUD Kabupaten Inhil dengan melihat langsung fasilitas yang disiapkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar anak usia dini.

Sarana dan prasarana yang memadai diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan aman, sekaligus mendukung proses tumbuh kembang anak.

Rangkaian kunjungan Katerina di Kecamatan Keritang tersebut mencakup tiga perhatian penting bagi generasi muda, yakni pembiasaan konsumsi pangan sehat, penguatan budaya literasi, dan dukungan terhadap fasilitas pendidikan anak usia dini.

Melalui upaya tersebut, diharapkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, pendidikan, dan lingkungan belajar yang mendukung dapat terus tumbuh di kalangan keluarga serta masyarakat Inhil. (*)

Share to: