Bupati Rohul Minta MPP Dibangun dengan Konsep Modern dan Nyaman

Bupati Rohul Anton ST MM meminta renovasi Mal Pelayanan Publik mengusung konsep modern dan mengutamakan kenyamanan masyarakat. Gedung tersebut disiapkan sebagai pusat pelayanan berbagai OPD Pemkab Rohul dan instansi vertikal, dengan pengerjaan ditargetkan berlangsung hingga akhir 2026.

Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM mendapat penjelasan terkait renovasi Mal Pelayanan Publik atau MPP pada Jumat (18/9/2026). Pengerjaan ditargetkan berlangsung hingga akhir 2026. (Sumber: Diskominfo Rohul)
  • Bupati Anton meminta MPP Rohul menggunakan konsep modern dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
  • Hall depan gedung akan digunakan sebagai MPP, sedangkan hall belakang difungsikan sebagai gedung serbaguna.
  • Renovasi bernilai sekitar Rp8,2 miliar dan ditargetkan selesai sesuai kontrak hingga akhir 2026.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM meminta pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) mengedepankan konsep modern dan kenyamanan masyarakat. Arahan itu disampaikan saat meninjau langsung proses renovasi gedung MPP, Jumat (18/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Anton memberikan sejumlah masukan terkait aspek teknis bangunan kepada jajaran Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Rohul.

“Kasih space aja buat. Pakai konsep modern,” ujar Bupati Anton yang disampaikan kepada pihak Dinas Perkim Rohul.

Latar belakang pendidikan teknik membuat Anton turut mencermati sejumlah bagian bangunan selama peninjauan. Ia melihat berbagai sudut gedung dan memberikan masukan apabila terdapat bagian yang dinilai perlu disesuaikan.

Sejumlah saran juga disampaikannya kepada Kabid Cipta Karya Dinas Perkim Rohul, Taufik Kurniawan. Bahkan, pemilihan jenis kayu dan warna bangunan turut menjadi perhatian dalam proses renovasi tersebut.

Menurut Anton, keberadaan MPP sebagai pusat pelayanan masyarakat harus didukung dengan suasana yang nyaman.

“MPP ini kan central. Bagaimana dia membuat nyaman,” terang Anton.

MPP nantinya menjadi pusat pelayanan Pemkab Rohul kepada masyarakat. Berbagai gerai perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) akan tersedia untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya OPD di lingkungan Pemkab Rohul, sejumlah instansi vertikal juga direncanakan memiliki gerai pelayanan di gedung tersebut.

Anton menegaskan pembangunan MPP tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik gedung, tetapi juga upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Pembangunan bukan hanya tentang mendirikan gedung, tetapi tentang menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat,” ungkap Bupati.

Dari sisi lokasi, MPP berada di kawasan yang dinilai strategis karena berada di pusat kota dan berada di pinggir Jalan Lingkar sehingga mudah diakses masyarakat.

Gedung tersebut sebelumnya merupakan gedung daerah. Dalam renovasi yang sedang berlangsung, hall bagian depan akan digunakan untuk MPP, sedangkan hall belakang difungsikan sebagai gedung serbaguna.

Taufik Kurniawan sebelumnya mengatakan pengerjaan renovasi masih berlangsung dengan masa kontrak hingga akhir tahun.

“Sampai akhir tahun ini kontrak pengerjaannya,” ujar Taufik. “Kalau hall depan itu untuk MPP. Kalau hall belakang serbaguna,” tambahnya.

Renovasi gedung MPP dan serbaguna tersebut menelan anggaran sekitar Rp8,2 miliar.

Seperti disampaikan Pemkab Rohul sebelumnya, anggaran renovasi bersumber dari pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), BUMN.

Dari total pinjaman sebesar Rp154.988.488.149, dialokasikan Rp8.880.000.000 untuk pembangunan infrastruktur pusat pelayanan administratif terpadu dan pengawasannya atau MPP.

Sebelumnya, Bupati Anton menargetkan MPP dapat beroperasi dalam waktu dekat. Kehadiran MPP diharapkan membantu masyarakat mendapatkan pelayanan publik dalam satu pusat layanan. (adv)