Pendaftar TKA 2026 Naik 9,8 Persen, Kemendikdasmen Siapkan Ujian Mulai 26 Oktober
Sebanyak 3.863.957 murid telah melengkapi pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 hingga pendaftaran ditutup 27 September. Jumlah tersebut meningkat 9,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kemendikdasmen kini memfinalisasi data dan menyiapkan pelaksanaan TKA pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.

- Sebanyak 3.863.957 murid telah melengkapi pendaftaran TKA 2026, naik 9,8 persen dari tahun sebelumnya.
- Kemendikdasmen masih menyelesaikan data residu sebelum memasuki tahap pelaksanaan asesmen.
- TKA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November dan bukan menjadi penentu kelulusan.
RIAUCERDAS, JAKARTA – Jumlah murid yang mengikuti proses pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Hingga pendaftaran resmi ditutup pada 27 September 2026, tercatat 4.215.314 murid telah mendaftar dari SMA, SMK, MA, dan satuan pendidikan sederajat di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.863.957 murid telah menyelesaikan proses pendaftaran dengan data yang lengkap.
Angka ini bertambah 345.790 murid atau sekitar 9,8 persen dibandingkan jumlah peserta dengan data lengkap pada TKA 2025 yang mencapai 3.518.167 murid.
Kepala Badan Kebijakan dan Pengembangan Mutu Pendidikan (BKPDM), Toni Toharudin, mengatakan kenaikan tersebut menunjukkan semakin luasnya keterlibatan satuan pendidikan dan peserta didik dalam pelaksanaan TKA.
“Tahun ini jumlah calon pendaftar TKA meningkat hampir 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan partisipasi yang semakin luas dari satuan pendidikan dan peserta didik. Kami juga masih melakukan penyelesaian data residu, sehingga jumlah calon peserta yang tercatat saat ini masih dapat bertambah,” terang Toni.
Setelah masa pendaftaran berakhir, Kemendikdasmen bersama pemerintah daerah dan satuan pendidikan masih melakukan pemutakhiran data.
Penyelesaian data residu menjadi bagian dari tahapan tersebut agar informasi calon peserta dapat dipastikan lengkap dan sesuai sebelum asesmen digelar.
Proses persiapan selanjutnya diarahkan pada pelaksanaan TKA yang dijadwalkan berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Kemendikdasmen menyiapkan sejumlah kebutuhan, mulai dari kesiapan satuan pendidikan, infrastruktur, sistem, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait.
Koordinasi juga dilakukan bersama kantor wilayah Kementerian Agama, perguruan tinggi negeri, serta pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kesiapan pelaksanaan TKA di berbagai wilayah.
Kemendikdasmen turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, satuan pendidikan, guru, orang tua, serta calon peserta yang telah mendukung tahapan pendaftaran. Keterlibatan berbagai pihak dinilai menjadi bagian penting dalam menyiapkan pelaksanaan asesmen.
TKA sendiri digunakan untuk memperoleh informasi mengenai capaian kemampuan akademik peserta didik.
Hasil asesmen dapat menjadi salah satu sumber informasi terkait kesiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan, mendukung proses penerimaan murid baru, serta menjadi bahan bagi pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran.
Kemendikdasmen menegaskan TKA bukan instrumen penentu kelulusan dan tidak menggantikan penilaian yang dilakukan oleh satuan pendidikan.
Asesmen tersebut berfungsi melengkapi informasi mengenai capaian belajar peserta didik.
Menjelang jadwal pelaksanaan, peserta didik diimbau mempersiapkan diri dengan belajar secara sungguh-sungguh dan tetap menjaga kesehatan.
Satuan pendidikan juga diminta memastikan kesiapan teknis serta memberikan pendampingan agar pelaksanaan TKA berlangsung tertib dan lancar. (*)
