69 Admin Pemkab Rohul Disatukan dalam Strategi Komunikasi Publik
Diskominfo Rokan Hulu mengumpulkan 69 admin pengelola informasi dari OPD, kecamatan, Puskesmas, dan RSUD untuk memperkuat koordinasi komunikasi publik. Pemkab Rohul mendorong penerapan strategi “Satu Narasi, Banyak Kanal” agar informasi pembangunan lebih luas dan mudah diterima masyarakat.

- 69 admin pemerintah Rohul dilibatkan, terdiri dari admin OPD, kecamatan, Puskesmas, dan RSUD.
- Diskominfo mendorong konsep “Satu Narasi, Banyak Kanal” untuk menyelaraskan pesan strategis pemerintah daerah.
- Setiap OPD tetap memiliki ruang mengelola kontennya sendiri, tetapi informasi mengenai agenda strategis Pemkab Rohul diarahkan memiliki pesan yang selaras.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Sebanyak 69 pengelola kanal informasi pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diarahkan untuk bergerak dalam satu strategi komunikasi publik.
Langkah ini ditempuh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Rohul agar penyampaian informasi pembangunan dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat lebih terkoordinasi di tengah perkembangan media digital.
Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat yang digelar Diskominfo Rohul di Ruang Video Conference Diskominfo, Selasa (8/9/2026).
Pertemuan itu diikuti admin dari berbagai perangkat dan unit pelayanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohul.
Kepala Diskominfo Rohul Suharman Nasution, S.Pi., M.M mengatakan forum tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas penyampaian informasi pemerintah kepada masyarakat.
“Tujuannya adalah agar seluruh OPD bisa lebih efektif dan kuat dalam penyampaian informasi ke masyarakat,” kata Suharman, Senin (14/9/2026).
Dari total 69 peserta, sebanyak 29 orang merupakan admin Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 16 admin kecamatan, 23 admin Puskesmas, dan satu admin RSUD.
Menurut Suharman, rapat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Rohul Anton agar pengelolaan website dan media sosial perangkat daerah lebih optimal dalam mendukung penyebaran informasi serta publikasi program pemerintah daerah.
Perubahan pola komunikasi di era digital, lanjutnya, membuat pengelolaan informasi pemerintah perlu dilakukan secara terkoordinasi.
Setiap perangkat daerah tidak lagi berjalan sendiri dalam menyampaikan agenda dan program pemerintah.
“Sesuai arahan Bapak Bupati, seluruh kanal informasi pemerintah daerah harus kita optimalkan. Admin OPD, kecamatan, Puskesmas maupun RSUD bukan sekadar pengelola akun media sosial, tetapi merupakan bagian penting dari ekosistem komunikasi publik Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu,” ujar Suharman.
Dorong Keselarasan Pesan Antarinstansi
Diskominfo Rohul juga menekankan pentingnya penyampaian informasi yang cepat, akurat, menarik, konsisten, dan mudah dipahami.
Hal itu terutama untuk berbagai informasi mengenai pembangunan, pelayanan publik, kebijakan, inovasi, serta kegiatan pemerintah yang berdampak kepada masyarakat.
Koordinasi tersebut diarahkan untuk membangun jejaring pengelola komunikasi publik dari tingkat kabupaten hingga unit pelayanan. Jaringan itu mencakup Diskominfo, OPD, kecamatan, Puskesmas, dan RSUD.
Konsep yang didorong adalah “Satu Narasi, Banyak Kanal”.
Setiap perangkat daerah tetap dapat mengembangkan karakter dan konten sesuai tugas serta fungsinya.
Namun, untuk informasi yang berkaitan dengan agenda strategis pemerintah daerah, pesan yang disampaikan di berbagai kanal diupayakan tetap selaras.
Dengan pola tersebut, koordinasi yang dilakukan Diskominfo diharapkan tidak berhenti sebagai agenda administratif, tetapi menjadi bagian dari penguatan strategi komunikasi Pemerintah Kabupaten Rohul.
Pemerintah daerah berharap sinergi antarpengelola kanal informasi dapat membuat publikasi pemerintah semakin luas sekaligus meningkatkan kualitas informasi.
Penyampaian informasi juga diarahkan agar bersifat informatif, edukatif, transparan, dan dapat mendorong keterlibatan masyarakat.
“Kita ingin seluruh kanal komunikasi pemerintah bergerak dalam satu ekosistem. Ketika OPD, kecamatan, Puskesmas, RSUD dan Diskominfo saling terhubung dan saling menguatkan, maka informasi pembangunan akan memiliki jangkauan yang jauh lebih luas. Inilah yang kita dorong sebagai satu kesatuan strategi komunikasi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu,” ucapnya. (adv)
