Disdik Siak Rintis Seni Kompang Masuk Kurikulum, Pelajar SD dan SMP Ikuti Lomba
Dinas Pendidikan Kabupaten Siak berupaya melestarikan seni kompang melalui kegiatan sekolah dan rintisan muatan lokal dalam kurikulum. Lomba yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Siak pada 2026 diikuti pelajar SD dari 11 kecamatan dan SMP dari 10 kecamatan.

RINGKASAN BERITA:
- Seni kompang sedang dirintis sebagai materi muatan lokal dalam pembelajaran sekolah.
- Peserta lomba berasal dari 11 kecamatan tingkat SD dan 10 kecamatan tingkat SMP.
- Lomba seni kompang telah digelar untuk kedua kalinya setelah pertama kali dilaksanakan pada 2025.
RIAUCERDAS, SIAK – Upaya melestarikan seni kompang di Kabupaten Siak mulai diarahkan ke lingkungan pendidikan.
Dinas Pendidikan setempat tengah merintis agar kesenian tradisional Melayu tersebut dapat menjadi bagian dari muatan lokal pembelajaran, sehingga pelajar mengenal sekaligus mempelajari warisan budaya daerah sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan, menyampaikan hal itu saat membuka Lomba Seni Kompang tingkat SD dan SMP sederajat di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Siak.
Romy mengatakan, sekolah memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan seni kompang.
Karena itu, kepala sekolah dan guru didorong memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar serta menampilkan kesenian tersebut dalam berbagai kegiatan.
“Kegiatan-kegiatan di sekolah kita usahakan menampilkan seni kompang, sehingga semakin berkembang dan diajarkan kepada anak-anak kita. Kalau bukan kita, siapa lagi yang melestarikan jati diri budaya Melayu ini, jangan sampai seni kompang hilang di Kabupaten Siak,” kata dia.
Selain mendorong penampilan kompang dalam kegiatan sekolah, Disdik Siak juga membahas kemungkinan memasukkan kesenian itu ke dalam kurikulum.
Upaya tersebut sedang dirintis bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Siak agar seni kompang dapat dipelajari secara lebih terarah.
“Kita akan memasukkan muatan lokal dalam kegiatan pembelajaran, kurikulum sekolah. Salah satunya adalah mengenai seni budaya kompang yang saat ini sedang kami rintis dan kami diskusikan bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Siak. Semoga nantinya menjadi salah satu materi pembelajaran di sekolah-sekolah,” ujarnya.
Romy juga menyebut lomba serupa direncanakan kembali berlangsung tahun depan.
Keberlanjutan kegiatan diharapkan dapat memperluas pengenalan kompang sekaligus mendorong keterlibatan pelajar dalam menjaga tradisi Melayu.
Dukungan terhadap pelestarian kesenian tersebut turut disampaikan perwakilan LAMR Kabupaten Siak, Jamaluddin.
Ia menilai kompang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Siak dan memiliki kaitan erat dengan identitas budaya Melayu.
“Kompang ini salah satu seni yang sudah dikenal masyarakat Siak sejak dahulu. Kami dari LAMR Kabupaten Siak tentu mendukung dan men-support kegiatan ini,” terangnya.
Perkembangan zaman dan teknologi, menurutnya, menjadi tantangan dalam menjaga budaya Melayu.
Karena itu, pengenalan seni budaya kepada generasi muda menjadi penting agar mereka tetap mengenal dan mencintai budaya daerahnya.
Ketua panitia lomba yang juga Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Siak, Herman, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi kedua. Kegiatan tersebut pertama kali digelar pada 2025.

“Pada tahun ini, lomba diikuti peserta tingkat SD dari 11 kecamatan dan tingkat SMP dari 10 kecamatan,” ungkapnya.
Partisipasi pelajar dari berbagai kecamatan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan seni kompang kepada generasi muda.
Lomba ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan kemampuan mereka dalam memainkan kesenian tradisional tersebut.
Pemenang lomba kategori SD dan SMP sederajat dijadwalkan diumumkan pada malam Rumah Rakyat, 10 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Siak.
Pembukaan lomba turut dihadiri Asisten I Kabupaten Siak, Fauzi Asni, pengurus LAMR, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (adv)
