Rohul Masuk 9 Besar Nasional Pelayanan Investasi, Bupati Anton Minta Tak Cepat Puas

Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menempati peringkat ke-9 nasional dalam penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) pemerintah daerah 2026. Bupati Rohul Anton ST MM meminta capaian tersebut menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada investor.

Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM meminta agar kualitas tetap ditingkatkan setelah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menempati peringkat ke-9 nasional dalam penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) pemerintah daerah 2026. (Sumber: Diskominfo Rohul)
  • Rohul menempati peringkat ke-9 nasional dalam penilaian kinerja PTSP dan PPB 2026.
  • Bupati Anton meminta jajaran Pemkab Rohul tidak cepat puas dengan capaian tersebut.
  • Peringkat 9 nasional diharapkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kepercayaan investor dan kualitas pelayanan.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) masuk jajaran 10 besar nasional dalam penilaian kinerja pelayanan investasi dan kemudahan berusaha 2026.

Atas capaian tersebut, Bupati Rohul Anton ST MM meminta jajaran pemerintah daerah tidak berhenti melakukan pembenahan.

Rohul tercatat berada di posisi ke-9 nasional dalam penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI.

Bupati Anton menyebut capaian tersebut menjadi hasil dari kerja bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rohul dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Keberhasilan meraih posisi ke-9 nasional ini adalah bukti nyata dari kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh jajaran Pemkab Rokan Hulu dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima,” ujar Bupati Anton, Minggu (2/8/2026).

Meski berhasil masuk 10 besar nasional, Anton mengingatkan agar prestasi tersebut tidak menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk berpuas diri.

Menurutnya, peningkatan pelayanan harus terus dilakukan agar proses investasi di Rohul semakin mudah.

“Tidak boleh berpuasa diri. Harus terus berbenah agar para investor merasa aman, nyaman, dan mudah dalam menanamkan modalnya di Negeri Seribu Suluk,” tutur Anton.

Penilaian PTSP dan PPB tersebut menggunakan efektivitas pemerintah daerah dalam merespons arah kebijakan nasional mengenai kemudahan berinvestasi sebagai salah satu tolok ukur utama.

Capaian peringkat 9 nasional juga menunjukkan bahwa tata kelola perizinan dan efisiensi birokrasi di Rohul mampu masuk dalam jajaran daerah dengan kinerja tinggi dalam penilaian tersebut.

Pemkab Rohul berharap capaian itu dapat menjadi dorongan bagi aparatur pemerintah daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan investor lokal maupun asing untuk menanamkan modal di Rohul.

Pemerintah daerah juga menjadikan pencapaian tersebut sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan investasi pada masa mendatang.

Dengan pelayanan yang terus dibenahi, Pemkab Rohul berharap iklim investasi di daerah semakin kondusif dan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta pembukaan lapangan kerja. (adv)

Share to: