Pemkab Rohul Buka Sayembara Logo Hari Jadi ke-27, Desainer Riau Bisa Ikut
Melalui sayembara desain logo Hari Jadi Ke-27 Kabupaten Rokan Hulu ini, pemerintah daerah mencari karya yang mampu merepresentasikan karakter, sejarah, budaya, dan potensi daerah.

RINGKASAN BERITA:
- Logo terpilih akan menjadi identitas visual resmi peringatan Hari Jadi ke-27 Rohul pada 12 Oktober 2026.
- Karya wajib orisinal, memuat angka 27 dan tulisan “Kabupaten Rokan Hulu”, serta tidak boleh dibuat menggunakan AI.
- Penilaian dijadwalkan 4 September dan pengumuman pemenang pada 5 September 2026.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) membuka kesempatan bagi para kreator di Provinsi Riau untuk merancang identitas visual peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026.
Melalui sayembara desain logo ini, pemerintah daerah mencari karya yang mampu merepresentasikan karakter, sejarah, budaya, dan potensi daerah.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Rohul, H Rio Pratama, mengatakan sayembara tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas melalui karya desain.
“Sayembara ini menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya para kreator di Riau, untuk menuangkan ide dan kreativitas dalam sebuah karya yang merepresentasikan karakter Kabupaten Rohul,” terang Rio, Senin (24/8/2026).
Sayembara ini terbuka bagi warga negara Indonesia yang berasal dan/atau berdomisili di Provinsi Riau.
Logo terpilih nantinya akan digunakan sebagai identitas visual resmi peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rohul yang jatuh pada 12 Oktober 2026.
Dalam ketentuannya, peserta wajib mengusung tema “Rokan Hulu Maju, Bersinergi Membangun Negeri”. Desain juga harus memuat dua elemen utama, yakni angka 27 dan tulisan “Kabupaten Rokan Hulu”.
Representasi Persatuan dan Kebersamaan
Selain memenuhi ketentuan tersebut, logo diharapkan dapat merepresentasikan persatuan dan kebersamaan masyarakat, nilai sejarah dan budaya, potensi daerah, kekayaan alam, serta semangat pembangunan.
Karya juga perlu mencerminkan optimisme terhadap masa depan Kabupaten Rokan Hulu.
Panitia menegaskan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada tampilan visual.
Setiap desain harus memiliki filosofi dan makna yang relevan dengan identitas serta perkembangan daerah.
Dari sisi orisinalitas, peserta dilarang menggunakan kecerdasan buatan atau AI dalam menghasilkan karya.
Konsep, elemen visual, dan desain utama harus dibuat sendiri oleh peserta. Karya yang dikirimkan juga wajib orisinal serta belum pernah dipublikasikan, dilombakan, dijual, dialihkan, dilisensikan, atau terikat hak pihak lain.
Pendaftaran dan pengiriman karya dilakukan secara daring melalui formulir resmi yang disediakan panitia.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan, pengumpulan karya ditutup pada 3 September 2026.
Selanjutnya, karya yang memenuhi persyaratan akan dinilai oleh dewan juri pada 4 September 2026.
Panitia menjadwalkan pengumuman pemenang pada 5 September 2026. Namun, informasi mengenai besaran hadiah untuk masing-masing pemenang belum dirinci dalam keterangan yang tersedia. (adv)
